WUDHU BESERTA RUKUN-RUKUNNYA
Assalammualaikum readers, kali ini mimin akan membahas hal-hal mengenai wudhu, jangan lupa baca sampai habis ya readers, biar lebih paham dan bisa diterapin dengan sempurna.
A. Pengertian Wudhu
Wudhu menurut bahasa berarti bersih dan indah. Sedangkan menurut syara' berarti membersihkan anggota wudhu dari hadast kecil.
B. Rukun-Rukun atau Fardhu Wudhu
1) Niat
Dengan lafazh -> نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Arab-latin: Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala"
Note: Membaca niat wudhu ini saat akan atau sedang membasuh wajah.
2) Membasuh wajah
Untuk membasuh wajah ini batas bagian atasnya ialah batas wajar tumbuh rambut, untuk bagian samping ialah tonjolan di bagian telinga (ada yang bilang paku-paku telinga) kanan sampai tonjolan di telingan bagian kiri, sedangkan batas wajah bagian bawah ialah bawah dagu. Semua bagian wajah harus di basahi dengan air wudhu.
3) Membasuh tangan hingga ke siku
Untuk membasuh siku ini, boleh dari ujung kuku menuju siku atau juga boleh sebaliknya yakni dari siku ke ujung kuku. Tapi ya readers, menurut klinisnya kalau kita basuh tangan dari ujung kuku ke siku ibaratnya kuman-kuman di ujung kuku-kuku kita tuh meluruh ke bagian siku kita, sedangkan kalau kita membasuh tangan dari siku menuju ujung kuku, ya semua kuman-kuman dari siku sampai ujung-ujung kuku menumpuk di kuku kita, nggak kebayang dong banyaknya kuman di ujung-ujung kuku kita plus langsung di bawa makan.
4) Membasuh sebagian kepala hingga membasahi minimal 3 helai rambut.
Ada yang bilang basuh rambut sih, tapi kalau kita membasuh rambut belum tentu kepala kita basah atau terkena air wudhu, sedangkan kalau kita membasuh kepala ya otomatis rambut yang tumbuh di kepala juga terkena oleh air wudhu kan? yak nggak readers?
5) Membasuh bagian kaki dengan batas mata kaki ke bawah.
Eits, telapak kaki jangan lupa di basuh dan cuci ya readers.
6) Tertib, maksudnya ialah mendahulukan yang dahulu dan tidak membolak-balikkannya.
C. Syarat-Syarat Wudhu
1) Islam
2) Tamyis, artinya mampu membedakan yang baik dengan yang buruk.
3) Tidak berhadast besar
5) Menggunakan air suci lagi menyucikan
6) Terbebas dari najis
7) Mengetahui hal-hal yang wajib dalam wudhu dengan yang sunnahnya.
D. Sunah-Sunah Dalam Mengerjakan Wudhu
1) Bersiwak atau sekarang juga bisa menggosok gigi sebelum berwudhu.
2) Mengawali wudhu dengan bacaan basmallah, yaitu ketika akan membasuh tangan beserta jari-jari.
3) Mencuci tangan dari pergelangan tangan kebawah.
4) Bekumur-kumur
5) Membasuh kedua lubang hidung.
6) Mencuci telinga bagian dalam dan luar
7) Menigakalikan pembasuhan atau pencucian bagian anggota wudhu
8) Mendahulukan membasuh atau mencuci anggota wudhu yang kanan
9) Membaca doa setelah wudhu.
lafaznya yaitu,
اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya: "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih."
E. Yang Membatalakan Wudhu
1) Keluarnya sesuatu dari qubul dan dubur.
2) Menyentuh qubul dan dubur dengan tangan tanpa penutup apapun, walaupun punya sendiri.
3) Tidak sadarkan diri, baik karena pingsan, gila, mabuk, ataupun karena tidur nyenyak.
4) Bersentuhan kulit wanita dengan laki-laki yang tidak muhrimnya.
5) Terkena najis
Nah itulah pembahasan kita mengenai wudhu dan hal-hal berkaitnya dengan wudhu tersebut, semoga bermanfaat ya readers. Jangan berhenti memperdalam pemahaman dengan membaca sumber-sumber lainnya ya, toh mimin juga manusia yang tidak terlepas dari kekhilafan. sampai jumpa di tulisan yang lainnya ya para readers yang budiman. wassalam
Referensi:
- https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6404329/niat-wudhu-dan-doa-sesudah-wudhu-lengkap-arab-latin-dan-artinya
Komentar
Posting Komentar